Survei: Ada 55 Persen Pengguna Paylater Baru Selama Pandemi

paylater adalah salah satu metode pembayaran digital favorit di e-commerce

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Survei yang dilakukan Kredivo dan Katadata Insight Center menemukan bahwa lebih dari setengah atau 55 persen pengguna layanan kredit Bayar nanti adalah pelanggan baru selama pandemi. Ini menjadi semakin populer, survei juga menemukan bahwa Bayar nanti menjadi salah satu metode pembayaran digital favorit atau sebanyak 27 persen dari total pembayaran digital di perdagangan elektronik.

Berdasarkan riset Kredivo dan Katadata Insight Center, seperti dikutip Sabtu (12/6), Bayar nanti keempat, di bawah dompet elektronik, transfer bank, dan pembayaran di mini market. Survei yang dilakukan dengan sampel 3.560 responden pada Maret 2021 juga menemukan peningkatan rata-rata nilai transaksi di sebagian besar semua kategori selama tahun 2020.

Peningkatan tertinggi terjadi pada elektronik dengan pertumbuhan 39 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan juga terjadi pada kelompok sandang dan aksesoris sebesar 27 persen, kesehatan dan kecantikan sebesar 24 persen, peralatan rumah tangga sebesar 19 persen, serta peralatan kantor dan belanja sebesar 17 persen.

Selain itu, berdasarkan jenis kelamin, ditemukan bahwa konsumen wanita lebih banyak melakukan pembelian barang, tetapi konsumen pria masih lebih besar secara nominal. Rata-rata pengguna pria menghabiskan Rp216.980 per transaksi, sehingga konsumen wanita rata-rata menghabiskan Rp152.468 per transaksi.

Berdasarkan kategori usia, generasi Z dan X atau yang berusia 36 sampai dengan 45 tahun merupakan kelompok yang paling banyak menghabiskan waktu di perdagangan elektronik.



https://www.republika.co.id/berita/qum3xg423/survei-ada-55-persen-pengguna-empaylater-embaru-selama-pandemi