Survei Terbaru: Kurangnya Pengawasan Dinilai sebagai Penyebab Utama Pegawai Negeri Sipil Mudah Menerima Uang atau Hadiah

Laporan Jurnalis Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis survei yang secara umum menyatakan bahwa mayoritas responden Pegawai Negeri Sipil (PNS) menilai kurangnya pengawasan menjadi alasan PNS mudah menerima uang atau hadiah di luar ketentuan.

Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) Djayadi Hanan mengatakan, survei menunjukkan hampir 50% (49,0%) PNS menyatakan kurangnya pengawasan menjadi faktor utama PNS menerima uang di luar ketentuan.

Pertanyaan survei yang diajukan adalah “Seberapa besar hal-hal berikut ini dalam mempengaruhi PNS menerima uang atau hadiah di luar ketentuan partai (pengusaha, masyarakat umum, sesama PNS?) Apakah sangat besar, cukup besar, cukup kecil, atau sangat kecil? “

Baca juga: Puisi Komisi Pemberantasan Korupsi di Twitter Jadi Sorotan Warganet Bahas Harun Masiku, Tanggapan Ali Fikri

Hal tersebut ia sampaikan dalam Rilis Temuan Survei bertajuk Urgensi Reformasi Birokrasi: Persepsi Korupsi, Demokrasi dan Intoleransi di kalangan Pegawai Negeri Sipil yang digelar secara virtual pada Minggu (18/4/2021).

“Hampir 50% (49,0%) PNS menyatakan bahwa pengawasan yang kurang merupakan faktor utama yang mengakibatkan PNS mau atau mudah menerima uang,” kata Djayadi.

Lebih lanjut dikatakannya, hal tersebut diikuti dengan kedekatan PNS dengan pihak pemberi uang yaitu (37,1%).

Baca juga: KPK: Suap Masih Modus Pelaku Usaha

“Mungkin ini juga terkait dengan kronisme, misalnya, atau nepotisme,” kata Djayadi.

Kemudian yang ketiga, kata dia, adalah masalah politik, yaitu adanya campur tangan politik dari 34,8% yang lebih berkuasa.

“Baru setelah itu terkait faktor personal PNS, gaji rendah (26,2%), kemudian yang kultural atau non struktural (24,4%), baru mendapat tambahan uang (24,2%),” ujarnya.




Source