Tahun Ini, 8 Puskesmas di Sumbawa Dinilai Tim Komisi Akreditasi

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Sedikitnya 8 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Sumbawa, diusulkan ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk diakreditasi. Semua puskesmas yang diusulkan tersebut telah dinilai Tim Komisi Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).
Hal ini diakui Sekretaris Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Sumbawa, Junaidi A.Pt M.Si. Disebutkannya, puskesmas yang telah dinilai komisi akreditasi ini adalah Puskesmas Alas, Utan, Unit I, Unter Iwis, Labuan Badas, Plampang, Moyo Hilir dan Puskesmas Moyo Utara. Dari 8 puskesmas ini ada tiga puskesmas di antaranya yang hasil penilaiannya telah keluar dan mendapatkan sertifikat akreditasi. Adalah Puskesmas Alas, Utan dan Unit I. Artinya sudah ada 5 puskesmas yang terakreditasi, karena tahun 2016 lalu sudah ada Puskesmas Empang dan Unit II Sumbawa. Ia berharap Desember 2017 mendatang semua puskesmas yang dinilai sudah ada hasilnya, sehingga total yang terakreditasi di Kabupaten Sumbawa mencapai 10 puskesmas.
Lebih jauh dijelaskan Jun—sapaan akrabnya, bahwa penilaian tersebut tidak semata-mata mendapatkan predikat akreditasi, melainkan upaya peningkatan pelayanan dasar masyarakat di bidang kesehatan yang berkualitas sesuai standar yang ditetapkan pemerintah pusat. Kondisi ini sudah terlihat di beberapa puskesmas yang telah dinilai akreditasi. Jumlah kunjungannya meningkat signifikan. Ini sebagai bukti bahwa pelayanan yang diberikan puskesmas pasca akreditasi semakin baik. Dari sisi kemampuan tekhnis petugas setempat terus ditingkatkan agar dalam pelayanan lebih ramah, sigap dan professional. Sebab semua kegiatan yang dilakukan di puskesmas harus sesuai prosedur. Selain itu fasilitas puskesmas secara bertahap juga terus dipenuhi hingga mencapai standar yang ditetapkan dalam Permenkes No. 75 Tahun 2014 tentang Puskesmas.