Tahun ini, Segera Dibangun Perumahan Khusus Nelayan di Pulau Kaung

    Sumbawa Besar Gaung NTB
    Setelah sukses melaksanakan program pembangunan Rumah Khusus Nelayan di Labuhan Jambu Kecamatan Tarano pada tahun 2017 lalu sebanyak 100 unit, pada tahun 2018 ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PRKP) kembali menggelontorkan program yang sama di Pulau Kaung Kecamatan Buer.
    Kepala Dinas PRKP Kabupaten Sumbawa, melalui Direksi Teknis Program Pembangunan Rumah Khusus Nelayan, Alwan Fatawari ST, kepada Gaung NTB, belum lama ini menyampaikan bahwa untuk pembangunan Rumah Khusus Nelayan di Pulau Kaung akan dibangun sebanyak 50 unit, di atas lahan milik Pemerintah Daerah seluas 1 hektar.
    Untuk Rumah Khusus Nelayan yang akan dibangun di Pulau Kaung itu jelas Alwan, sedikit berbeda kualifikasi bangunan dengan rumah nelayan yang sudah dibangun di Labuhan Jambu, karena tipe bangunannya di Pulau Kaung yakni Tipe 28, sementara di Labuhan Jambu Tipe 36. Untuk perumahan di Paulau Kaung, dialokasikan anggaran sebesar Rp 5,2 miliar yang dikerjakan melalui proses tender atau sistem kontrak.
    “Pengadaan perumahan nelayan tersebut sekarang ini sedang proses tender di pusat,” jelas pejabat muda enerjik itu.
    Selain itu Alwan juga menginformasikan bahwa pada tahun 2018 ini Kementerian PUPR juga kembali menggelontorkan program pembagnunan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) yang direncanakan akan dibangun di atas tanah milik Pemda Sumbawa, yakni di dalam areal Taman Untir Katimis Kelurahan Uma Sima.
    Pembangunan Rusunawa Untir Katimis tersebut jelasnya, direncanakan dibangun lantai 3, dengan 42 kamar dilengkapi dengan mebel.
    Sementara alokasi anggarannya sekitar Rp 13 miliar lebih, sementara untuk pengadaan mebelnya dialokasikan anggaran sebesar Rp 840 juta. Dengan luas bangunan sekitar 70 Are.
    Untuk diketahui bahwa pada tahun 2017 lalu, Kementerian PUPR juga telah membangun Rusunawa di lingkungan kampus Universitas Samawa (Unsa) lantai 3 dan telah rampung dikerjakan pada tahun lalu.