Taliban melarang guru laki-laki mengajar siswa perempuan

    TRIBUNNEWS.COM, AFGHANISTAN – Taliban mengumumkan larangan pendidikan bersama di Afghanistan.

    Artinya laki-laki dan perempuan tidak diperbolehkan belajar di kelas yang sama.

    Selain itu, mereka mengeluarkan pedoman baru bahwa guru laki-laki tidak bisa mengajar siswa perempuan.

    Pejabat Taliban memberlakukan larangan bagi anak perempuan untuk duduk di kelas yang sama dengan anak laki-laki di universitas pekan lalu.

    Dikutip dari india.com, Pejabat Taliban mengatakan tidak ada pembenaran alternatif untuk melanjutkan pendidikan bersama di satu kelas.

    Mereka menekankan bahwa praktik ini harus segera dihentikan.

    Keputusan ini dikeluarkan setelah Saikh Abdulbaqi Haqqani diangkat sebagai Menteri Pendidikan Tinggi di Afghanistan.

    Baca juga: Mantan Anggota JI: Kemenangan Taliban Bisa Menginspirasi Kelompok Teroris Indonesia

    Kementerian Pendidikan yang baru telah mengkonfirmasi bahwa kegiatan pendidikan akan dilakukan di bawah Hukum Syariah.

    Banyak orang mengkritik langkah ini, yang akan merugikan pendidikan tinggi perempuan.

    Ini karena universitas-universitas besar di negara itu tidak dapat menyediakan kelas yang berbeda karena kelangkaan sumber daya.



    https://www.tribunnews.com/internasional/2021/08/30/taliban-larang-guru-pria-mengajari-murid-perempuan