Target Apple Rp. 289 Miliar Serangan Ransomware

Peretas membobol server Quanta yang memproduksi MacBook Apple.

REPUBLIKA.CO.ID, CALIFORNIA – Apple menjadi sasaran serangan ransomware senilai 50 juta dollar Amerika Serikat (AS) atau Rp. 289 miliar. Serangan tersebut menyusul pencurian kumpulan skema rekayasa dan manufaktur produk saat ini dan yang akan datang dari Quanta, perusahaan yang berbasis di Taiwan yang memproduksi MacBook dan produk lain untuk Apple.

Bocoran yang pertama kali dilaporkan oleh The Records ini dilakukan oleh Revil, kelompok peretas Rusia yang juga dikenal sebagai Sodinokibi. Grup tersebut mulai memposting foto-foto yang dicuri pada 20 April.

Tanggal khusus itu bertepatan dengan acara ‘Musim Semi Dimuat’ terbaru Apple. Quanta menolak membayar tebusan $ 50 juta untuk mengamankan data. Grup itu sekarang berharap Apple sendiri akan membayar paling lambat 1 Mei.

Quanta telah mengonfirmasi bahwa servernya telah disusupi dalam sebuah pernyataan kepada Bloomberg. “Tim keamanan informasi Quanta Computer telah bekerja dengan pakar TI eksternal dalam menanggapi serangan dunia maya di sejumlah kecil server Quanta”.

Melaporkan dari The Verge, Kamis (22/4), Quanta juga mengatakan tidak ada dampak material terhadap operasional bisnis perseroan akibat peretasan tersebut.

Revil memiliki sejarah serangan ransomware serupa. Komputer Bleeping Tunjukkan, Revil juga telah melakukan peretasan serupa untuk Acer dan perusahaan lain dalam beberapa bulan terakhir.

Namun, serangan Quanta menandai target profil tertinggi grup tersebut. Pasalnya, data hardware Apple berpotensi mengungkap yang belum diumumkan.

Perusahaan belum mengklarifikasi sejauh mana kebocoran tersebut. Namun, gambar yang dibocorkan oleh REvil sejauh ini termasuk skema untuk desain ulang iMac Apple yang baru-baru ini terungkap, yang hingga 20 April belum terlihat oleh siapa pun di luar lingkup pengaruh Apple.

Skema ini juga menyertakan peringatan di hampir setiap halaman: “Ini adalah properti Apple dan harus dikembalikan”. Mereka menetapkan bahwa dokumen tidak boleh diperbanyak, disalin atau diterbitkan.

File tersebut juga mengungkapkan diagram manufaktur untuk penyegaran MacBook Air 2020 M1 yang dirilis Apple dan laptop yang belum pernah dirilis. Laptop yang belum dirilis ini memiliki port tambahan sejalan dengan rumor pembaruan laptop yang akan datang dari Apple. Dokumen-dokumen ini dicuri dan dibocorkan untuk memeras Apple dan Quanta.




Source