Target Kembangkan Wisata, Camat dan Kades Beru Terus Lakukan Koordinasi

Jereweh, Gaung NTB
Sudah menjadi target pemda melalui kecamatan dan desa, untuk terus melakukan koordinasi dalam kerangka mematangkan sistem kelembagaan, dalam kesiapan menindaklanjuti untuk pengembangan objek wisata khususnya.
Hal inilah yang tengah digodok pemerintah Kecamatan Jereweh, dan perangkat Desa Beru. Salah satunya dengan melakukan perencanaan pelaksanaan kerja dalam menata pariwisata Pantai Jelenga, yang kini dalam proses koordinasi antara lembaga pemerintahan dengan mengagendakan rapat bersama kelompok Pokdarwis, Pokmaswas, Lembaga RiPed, Polri, TNI dan media.
Rapat koordinasi ini dimaksudkan sebagai penetapan perencanaan dan langkah-langkah yang dilakukan, dalam penataan sarana dan prasarana pendukung pariwisata. “Apa yang kita lakukan hari ini sebagai komitment pemerintah kecamatan dan desa untuk focus mengembangkan Jelenga,” ungkap Camat Jereweh, Hasan, SE, kepada Gaung NTB, Senin (23/10).
Menurutnya, untuk mendapatkan rancangan pengembangan tentunya perlu diputuskan bersama melalui rapat selanjutnya. “Kita akan bentuk satu lembaga terdiri dari kelompok-kelompok masyarakat, pemerintah dan media dalam satu wadah organisasi untuk mensukseskan Jelenga. Sejauh ini penetapan rapat koordinasi masih dalam proses, dan akan segera dilaksanakan awal November nanti,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Desa Beru Kecamatan Jereweh, M Sahril, mengatakan banyak hal yang harus di diskusikan bersama untuk mensukseskan program pariwisata Jelenga ini. Termasuk keikut sertaan kecamatan dalam mendukung dan mensuport rapat, karena kecamatan sebagai perpanjangan tangan pemerintah kabupaten.
Ia juga mengapresiasi upaya pemda dan kecamatan yang terus menerus membantu desa dalam hal apapun itu. Apalagi pihaknya saat ini tengah memfocuskan diri pada sector pariwisata yang jelas memberikan dampak positif bagi peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). “Peningkatan SDM tidaklah lepas dari intervensi pemerintah dan kecamatan setelah desa, karena mampu mengkoneksikan program dan selalu aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan,” tandasnya.
Keputusan kecamatan dalam memperkuat organisasi dalam bentuk lembaga sebagai wadah komunikasi dan rancangan kegiatan, tujuannya lembaga ini agar semua terfokus sesuai kewenangannya masing-masing artinya terstruktur dan terukur.
Secepatnya desa akan bersurat dalam rangka rapat koordinasi pemenuhan rencana pengembagan pembangunan sarana dan prasarana, dan dituangkan dalam laporan yang akan di sampaikan ke dinas terkait sebagai acuan penetapan kerja. (Gaf)