Terkait Korupsi Asabri, 410 Kavling Tanah Milik Benny Tjokrosaputro Terpasang Tanda Sita

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI membukukan tanda penyitaan barang bukti perkara korupsi yang menyangkut pengelolaan keuangan dan dana investasi di PT Asabri.

    Kapuspenkum Kejaksaan Agung Republik Indonesia Leonard Eben Ezer mengatakan, saat ini yang menjadi tanda penyitaan barang bukti adalah harta benda milik tersangka atau yang berkaitan dengan tersangka Benny Tjokrosaputro.

    “Sitaan berupa 410 bidang tanah seluas 3.090.000 M2 yang berada di Kabupaten Lebak sebagai tindak lanjut dari proses penyitaan di Kabupaten Lebak pada 10 Maret 2021 untuk memastikan status barang bukti sehingga menjadi barang bukti. tidak akan dialihkan ke pihak lain, “kata Leonard dalam keterangannya, Kamis. (8/4/2021).

    Baca juga: Anak buah Benny Tjokrosaputro kepada Direktur perusahaan swasta sedang diperiksa terkait kasus Asabri.

    Leonard menjelaskan, setelah rambu sita dipasang, status barang bukti dipercayakan kepada 4 camat tempat tanah itu berada.

    Rinciannya, Kecamatan Cibadak memiliki 38 bidang tanah, Kecamatan Kalanganyar memiliki 39 bidang tanah, dan Kecamatan Sajira 86 bidang tanah.

    Selain itu, Kecamatan Rangkasbitung memiliki 247 bidang tanah.

    “Pemasangan rambu sita dilakukan dengan memperhatikan dan melaksanakan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19, termasuk dengan menerapkan 3M,” ujarnya.




    Source