Tersingkir, Pelatih Persebaya Menghargai Pemain

    Persebaya menunjukkan semangat pantang menyerah meski tertinggal 0-3 di babak I.

    REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG – Persebaya Surabaya tersingkir dari turnamen Piala Menpora 2021 usai dikalahkan Persib Bandung dalam delapan laga terakhir. Skor 2-3 atas kemenangan Persib tercipta di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (11/4).

    Pelatih Persebaya, Aji Santoso mengaku masih mengapresiasi para pemainnya. Ia menyebut pertandingan tersebut sangat menarik untuk disaksikan meski Persebaya sempat tertinggal tiga gol di babak pertama.

    “Di babak kedua saya sangat bangga dengan para pemain saya, meski saya tertinggal 0-3 saya berakhir 2-3, bahkan ketika kami bermain dengan 10 orang pemain saya bisa mencetak gol,” kata Aji usai pertandingan.

    Aji mengaku gol Ezra Walian di menit pertama membuat timnya terkejut. Sehingga selama paruh pertama, para pemain Persebaya yang kebanyakan pemain muda beberapa kali melakukan kesalahan.

    “Tapi setelah itu para pemain kami sangat berjuang, termasuk 10 lawan 10 dan kami mengontrol permainan,” kata Aji.

    Persebaya menjadi sorotan karena tidak hanya mengirimkan pemain muda dan lokal, tapi juga menanamkan semangat besar dan pantang menyerah dengan bantuan pemain senior, seperti Rendi Saputra dan Samsul Arif.

    “Jujur saja, selama Piala Menpora para pemain saya bermain fantastis dengan pemain lokal, sedangkan Persib bersama tim penuh Kami bisa memberi kompensasi, bahkan kami bisa menekan, “kata Aji.

    Kini langkah Persebaya di Piala Menpora sudah selesai. Aji juga akan memanfaatkan waktu luang ini dengan mempersiapkan timnya, termasuk merekrut pemain asing untuk kompetisi Liga 1.

    “Jujur saya bangga dengan pemain-pemain yang ada, jadi ketika kami mempersiapkan kompetisi, kami hanya perlu menambah pemain asing. Jika nanti kami mendapatkan kualitas mungkin saya akan bisa banyak bicara. Saya puas dengan para pemain sekalipun. kami kalah 2-3, “kata Aji.




    Source