Terungkap! Mantan Suami KDRT Nindy Ayunda karena Hal Ini

    Jakarta

    Sidang perkara kasus dugaan KDRT yang dilakukan mantan suami Nindy Ayunda, Askara Parasady Harsono kembali bergulir. Kali ini beragendakan pemberian keterangan saksi dari pihak Nindy Ayunda.

    Sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan itu menghadirkan dua orang saksi dari teman kuliah Nindy Ayunda.

    Disebut oleh saksi, Askara Parasady Harsono melarang Nindy untuk pergi ke Bali pada saat itu. Lalu terjadilah pemukulan pada Nindy Ayunda yang berujung dugaan KDRT.

    “Dia (Nindy) cerita. Kalau dia dipukul karena nggak boleh pergi ke Bali. Ya ada pukulan,” ujar Dania sebagai salah satu saksi dalam persidangan, Kamis (19/8/2021).

    Nindy Ayunda disebut mendapatkan pukulan dari Askara saat itu pada 18 Agustus 2021. Pada 20 Agustus 2021, Nindy Ayunda tetap berangkat ke Bali bersama teman-temannya.

    Lalu saat perjalan ke Bali, Nindy Ayunda disebut baru menceritakan kejadian yang menimpanya itu. Nindy Ayunda mengalami lebam pada wajah dan lengan tangannya.

    “Ada bekas. Di bawah mata sama di lengan,” ujar Dania lagi menjelaskan.

    Disebut Dania, Nindy Ayunda juga sempat menutup bekas lebam di wajahnya dengan makeup. Lalu pada saat menghapus makeup, Nindy Ayunda baru menjelaskan kronologi lebam yang didapat dari pemukulan Askara.

    “Lebam di muka, ditutup dengan makeup jadi tersamarkan,” lanjut Dania.

    Saat menjalani olahraga sepeda di Bali bersama teman-temannya, Nindy Ayunda disebut sempat murung karena permasalahannya dengan Askara.

    Dania menyebut, Nindy Ayunda tak sepenuhnya merasa murung. Ia tetap tampak senang karena niat mereka untuk bersepeda di Bali.

    “Ya bersedih pada saat di Bali. Kalau di pesawat dia cerita sedih. Tapi karena kita mau sepedaan jadi nggak sedih terus-terusan,” lanjutnya.

    Simak Video “Sidang KDRT Askara-Nindy Ayunda akan Digelar 19 Agustus 2021
    [Gambas:Video 20detik]
    (pig/wes)

    https://hot.detik.com/celeb/d-5688665/terungkap-mantan-suami-kdrt-nindy-ayunda-karena-hal-ini