Tidak Membayar Pajak, 31 Baliho di Kota Bekasi Diatur

    REPUBLIKA.CO.ID, KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi melakukan penertiban terhadap penyelenggaraan reklame yang tidak berizin. Total ada 31 papan reklame.

    Pengerjaan pertama dilakukan pada salah satu titik objek reklame yang berada di Jl. Raya Galaxi – Kabupaten Bekasi Selatan. Ukuran sedang cukup besar memuat isi naskah reklame berupa produk pelumas otomotif dan juga mencantumkan nama pengenal usaha niaga.

    Kepala Bidang Pelayanan Perizinan Pembangunan DPMPTSP Kota Bekasi Roy mengatakan, penertiban ini didahului dengan penyampaian surat peringatan (dari SP1 ke SP3) kepada pemilik / penyelenggara iklan, kemudian imbauan membayar pajak reklame, Namun jika pajak tersebut belum dibayarkan akan ditindaklanjuti dengan penegakan hukum. /pembongkaran.

    Terhadap reklame tersebut, petugas Satpol PP Pemkot Bekasi ditertibkan berupa tindakan pembongkaran, hal ini dikarenakan pemilik / pengelola reklame tersebut tidak memiliki Surat Izin Periklanan (SIPR), dan sudah diberikan surat keterangan tertulis. peringatan beberapa kali tapi tidak digubris, ”ujarnya. , dalam keterangan tertulis, Rabu (14/4).

    Tim Pengendali Billboard tidak hanya mengontrol baliho berukuran besar. Tim juga melakukan penertiban baliho, poster dan media lain yang dipasang / diadakan untuk tujuan komersial.

    Semua iklan atau jenis media promosi lainnya terutama yang menarik perhatian masyarakat dan tidak memiliki izin atau penempatannya tidak sesuai dengan ketentuan.

    Ia juga menyampaikan bahwa tarif pajak reklame yang harus dibayar didasarkan pada nilai sewa reklame. Ketentuan besaran pembayaran pajak reklame juga dilihat dari nilai strategis lokasi lokasi pemasangan reklame berdasarkan wilayah tempat diadakannya reklame.

    “Kegiatan pengontrolan reklame ini akan terus berlanjut hingga waktu yang belum ditentukan,” ujarnya.


    Source