Tim Inovasi Latih 10 Fasilitator Daerah

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Program Inovasi terus berlanjut. Kali ini dilanjutkan dengan Program Perintisan Peningkatan Kualitas Pembelajaran Matematika di Kelas Awal (PERMATA). Program PERMATA merupakan salah satu kegiatan program EPD INOVASI untuk Sumbawa tahun 2017-2018.
Dalam pelaksanaannya, program difokuskan pada peningkatan kemampuan guru untuk mengajarkan angka awal. Kegiatan ini diawali dengan tahap ekplorasi. Pada tahap ini, tim inovasi melatih fasilitator daerah berjumlah 10 orang.
Mereka terdiri dari unsur kepala sekolah 4 orang, guru 3 orang, pengawas 2 orang dan dosen perguruan tinggi 1 orang.
Pelatihan yang dipusatkan di Hotel Transit Sumbawa, sejak Selasa (03/10) dan berakhir hari ini, Kamis (05/10). Dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, H Sudirman Malik, SPd.
Education Specialist Kantor Inovasi Pusat, Ujang Sukandi, mengatakan dalam pelatihan ini, tim fasilitator daerah dibekali cara mengidentifikasi masalah. Dengan metode pengamatan dan wawancara. Pengamatan difokuskan kepada metodologi umum. Sedangkan materi digali dari wawancara. “Yang kemarin itu (hari Selasa), menyelesaikan instrumen pengamatan umum. Sementara hari ini (Rabu, 04/10) kemarin) tentang tata cara wawancara,” kata pria kelahiran Cianjur, Jawa Barat ini.
Hari ini kegiatan dilanjutkan dengan terjun ke sekolah untuk praktik dalam rangka mencari informasi. Sasarannya ke tiga sekolah di Gugus I Lopok. Pemilihan Gugus I sebagai sasaran lantaran gugus tersebut mudah dijangkau. Di samping itu, Gugus I diketahui berada pada peringkat terendah dalam kualitas pelajaran Matematika.
Menurut pria yang berdomisili di Depok ini, informasi yang didapatkan tim fasilitator daerah di lapangan akan digunakan sebagai acuan program tahap selanjutnya. Yakni tahap sintesis. Tahap sintesis ini berupa pertemua yang melibatkan guru. Tujuannya untuk membedah masalah serta mencari solusi atas masalah tersebut. “Data mereka (Tim fasilitator daerah) kita pakai. Akan ada pertemuan seperti ini, kita libatkan guru. Sekaligus merancang solusi bersama. Pada akhirnya guru yang menyeselesaikan masalah,” katanya.
Usai tahapan sintesis, dilanjutkan dengan tahapan perancangan. Kemudian tahap coba gagasan, kaji ulang dan iterasi. Selanjutnya tahap rintisan, evaluasi dan tahapan penyebarluasan. “Kami ingin mewariskan kepada daerah tenaga fasilitator daerah. Karena masalah lokal harus diselesaikan orang lokal,” tandasnya.
Untuk diketahui program PERMATA ini dimaksudkan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam berhitung dengan meningkatkan kualitas guru. Pertama, memahami tahap awal pengembangan berhitung-konten. Kedua penggunaan proses yang benar. Ketiga menerapkan seperangkat aktivitas dan sumber pengajaran terbaik dan paling efektif.
Sebagai hasil kegiatan PERMATA, INOVASI mengharapkan agar guru lebih efektif dalam mengajarkan literasi tingkat awal dan peningkatan hasil belajar siswa muncul sebagai hasilnya.