Tim Jaksa Akan Tingkatkan Kasus ADD Lunyuk Rea

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Proses penanganan penyelidikan melalui kegiatan Puldata dan Pulbuket atas kasus dugaan tindak pidana penyimpangan dalam pemanfaatan dan penggunaan Alokasi dana Desa (ADD) Lunyuk Rea Kecamatan Lunyuk Sumbawa tahun 2016/2017 lalu yang diduga terindikasi terjadi kerugian negara mencapai sekitar Rp 1 Miliar lebih itu, kini kasus tersebut akan ditingkatkan ke proses penyidikannya secara intebsif oleh tim Jaksa Penyidik Kejari Sumbawa, ungkap Kasi Pidsus Kejari Sumbawa Reza Safetsila Yusa SH dalam keterangan Persnya kepada Gaung NTB diruang kerjanya Jum’at (28/06).

Dijeaskan, sesuai dengan sprint Kajari Sumbawa dirinya telah diperintahkan untuk menuntaskan sejumlah kasus yang menunggak, baik itu kasus PNPM Labuan Badas maupun kasus ADD Lunyuk Rea tersebut, karena itu dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh tim Jaksa Penyidik, maka untuk kasus ADD Lunyuk Rea Kecamatan Lunyuk Sumbawa tersebut, kemungkinan akan ditingkatkan dan dipertajam kembali melalui proses penyidikan intensif, agar masalahnya dapat diketahui dengan jelas secara terang benderang, terutama menentukan siapa saja yang dinilai bertanggung jawab dalam kasus tersebut, tukasnya.

Menurut Jaksa Reza akrab ia disapa awak media ini, pihaknya bersama tim Jaksa Penyidik telah melakukan pendalaman lidik atas kasus ADD Lunyuk Rea dimaksud, sehingga dalam pekan mendatang kasus tersebut sudah bisa ditingkatkan ke proses penyidikan intensif melalui pendalaman dan penajaman kembali guna membidik siapa saja calon tersangka yang bertanggung jawab dalam kasus ADD Lunyuk Rea tersebut.
“Dari hasil penyelikan awal yang dilakukan melalui kegiatan pengumpulan data serta pengumpulan bukti dan keterangan (Puldata dan Pulbuket) ungkap Jaksa Reza, diakui telah memperoleh gambaran adanya indikasi penyimpangan dan bahkan telah ditemukan mengarah kepada adanya unsur Perbuatan Melawan Hukum (PMH) didalamnya, oleh karena itu sangat perlu dilakukan penajaman dan pendalaman kembali agar dapat diketahui dengan jelas siapa saja yang dinilai bertanggung jawab dalam kasus ADD tersebut,” papar Jaksa Reza Safetsila Yusa SH.