TIM RESKRIM POLRES KSB EKSPOSE BERSAMA TIM JAKSA *Terkait Pemalsuan Dokumen Proyek Bronjong KSB.

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Sekitar satu jam penuh Kamis siang (21/12) kemarin, tim Penyidik Reskrim Polres Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dipimpin Kanit Zaenal Abidin dkk melakukan kegiatan ekspose bersama dengan Tim Jaksa dibawah koordinator Kasi Pidum Kejari Sumbawa Feddy Hantyo Nugroho SH di Aula pertemuan gedung Kejari Sumbawa yang berada di jalan Dr Cipto Sumbawa Besar, dengan memaparkan secara rinci dan runut terkait dengan proses penyelidikan dan penyidikan intensif yang dilakukan penyidik Reskrim KSB atas kasus dugaan tindak pidana pemalsuan tandatangan dan dokumen proyek pembangunan bronjong pengamanan kuburan di Desa Mura Kecamatan Brang Ene KSB tahun 2016 lalu yang melibatkan tersangka oknum AG SH Direktur CV NG KSB yang kini terjerat dalam kasus korupsi dan sebentar lagi akan disidangkan dan diadili di Pengadilan Tipikor Mataram.
Setelah dilakukan pemaparan, telaah dan kajian hukum secara mendalam dengan pihak Penyidik Reskrim Polre KSB bersama sejumlah Jaksa terkait dengan kasus dugaan tindak pidana pemalsuan tandatangan dan atau menggunakan dokumen palsu dalam pembangunan bronjong di Desa Mura Kecamatan Bang Ene KSB yang melibatkan tersangka oknum AG SH Direktur CV NG KSB dimaksud, terang Kasi Pidum Kejari Sumbawa Jaksa Feddy Hantyo Nugroho SH usai ekspose kepada Gaung NTB kemarin, dengan kronologis kejadiannya sendiri berawal dari adanya laporan kepada pihak Kepolisian Resort KSB dari seseorang yang merasa keberatan dengan tandatangan yang dipalsukan, tetapi disisi lain juga ada laporan tentang adanya indikasi tindak pidana korupsi kepada pihak Kejaksaan untuk kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan dan penyidikan intensif, dengan berkas perkara dari kasus korupsinya itu telah dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Mataram dan tinggal menunggu waktu bagi persidangannya.
Sedangkan penanganan penyidikan atas kasus pemalsuan tandatangan dan dokumen proyek dimaksud yang dilakukan penyidik Reskrim Polres KSB terang jaksa Feddy, dari telaah dan kajian hukum ternyata pemalsuan yang dilakukan tersangka adalah modus atau cara dari pelaku hingga mengarah kepada adanya kerugian negara, sehingga dengan demikian hasil penyidikan yang dilakukan pihak Kepolisian KSB itu disimpulkan adalah bagian untuk mendukung proses penuntutan atas kasus korupsi yang telah lebih dulu ditangani pihak Kejaksaan, sehingga dalam waktu secepatnya seluruh dokumen asli barang bukti yang telah dilakukan penyitaan oleh penyidik kepolisian KSB itu akan diserahkan kepada pihak Kejaksaan, dalam hal ini kami menyampaikan apresiasi mendalam atas kinerja yang telah ditunjukkan oleh tim penyidik Reskrim Polres KSB tersebut, pungkasnya.