TP4D SIDAK PEMBANGUNAN GEDUNG DISKOPERINDAG

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Proyek pembangunan gedung (Renovasi) Kantor Diskoperindag Sumbawa yang berada di Jalan Manggis Kelurahan Umasima Sumbawa Besar yang menyerap anggaran tahun 2017 senilai Rp 855.801.000 (sekitar Rp 855 Juta lebih) dengan pelaksanaan pekerjaan dipercayakan kepada rekanan kontraktor pelaksana pemenang tender CV Aramco Sumbawa, Senin siang (30/10) kemarin dilakukan inspeksi mendadak (Sidak) oleh Tim Pengaman, Pengawal dan Pengendali Pembangunan Daerah (TP4D) Sumbawa dipimpin langsung ketuanya Jaksa Erwin Indrapraja SH MH didampingi Inspektur Itkab Sumbawa Drs H Hasan Basri dan segenap jajarannya, guna melihat dari dekat sejauhmana hasil progress fisik lapangan.
Dengan menggunakan dua mobil khusus anggota TP4D meluncur kelokasi proyek pembangunan dan renovasi gedung kantor Diskoperindag Sumbawa langsung diterima oleh PPK dan Konsultan Pengawas maupun rekanan kontraktor pelaksana proyek CV Aramco Sumbawa, dimana Ketua TP4D Sumbawa bersama Inspektur Itkab Sumbawa bersama rombongan setelah melihat kondisi fisik pekerjaan yang saat ini sedang memasuki finalisasi pekerjaan akhirnya seperti pemasangan atap dan pembenahan sejumlah item pekerjaan lainnya, dengan mendapat penjelasan dari pihak terkait, akhirnya TP4D setelah memberikan wejangan saran dan pendapat agar pelaksanaan proyek tersebut dapat dipercepat dengan mengedepankan mutu dan kualitas proyek yang dihasilkan, mengingat musim hujan yang tidak menentu, dimana TP4D dan rombongan melanjutkan kegiatan sidak menuju lokasi proyek pasar Utan yang dinilai lambat dalam pelaksanaan pekerjaannya sehingga hasil progress fisik yang diperoleh tidak sesuai dengan yang diharapkan.
Ketua TP4D Sumbawa Erwin Indrapraja SH MH dalam keterangan Persnya kepada Gaung NTB kemarin menyatakan terkait dengan sidak atas proyek pembangunan gedung kantor Diskoperindag Sumbawa itu sejauh ini dari hasil informasi yang diperoleh dari PPK, Konsultan Pengawas maupun rekanan kontraktor pelaksana tidak ditemukan adanya kendala yang berarti, dengan hasil progress fisik yang dicapai hingga hari ini diatas sekitar 70%, dan mereka berjanji akan dapat menuntaskan pekerjaannya hingga masa akhir kontrak selama 120 hari berakhir Desember mendatang, namun TP4D telah meminta kepada rekanan kontraktor pelaksana dan semua pihak terkait untuk dapat dengan segera menuntaskan pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya dan jika perlu dipercepat dengan tetap mengutamakan muti dan kualitas hasil proyek tetap terjaga dengan baik, pungkasnya.