Tramadol Langka, Lem Fox Jadi Incaran

    Bima, Gaung NTB
    Ada-ada saja kelakuan anak muda zaman sekarang. Ketika Tramadol yang dicari kian sulit didapatkan, mereka “kreatif” mencari alternatif lainnya. Lem Fox pun menjadi sasarannya. Aktivitas negatif itu berbahaya karena merusak kesehatan mental generasi, seperti yang dilakukan sekelompok anak muda di Kompleks Pasar Sila.
    Saat itu, mereka sedang pesta menghirup lem Fox. Tidak lama kemudian, diciduk anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Bolo.
    Bhabinkamtibmas Desa Rato, Brigadir Tarmizi, mengaku berawal dari perintah Kapolsek Bolo agar mengecek sekelompok pemuda yang dicurigai sedang menenggak minuman keras (Miras) di Kompleks Pasar Sila. Bersama rekan piket saat itu langsung beranjak menuju lokasi. Namun, tidak menemukan Miras. Justru yang dijumpai saat itu adalah sekelompok pemuda dalam keadaan mabuk dan loyo lantaran menghirup lem Fox.
    “Kita tidak temukan barang haram jenis Miras atau Tramadol. Tapi temukan lem Fox diduga dihirup oleh pemuda supaya mabuk,” kata Tarmizi.
    Dikatakannya, karena belum ada aturan yang mengikat terkait hal itu, hanya pembinaan saja. Kalau masih melakukan hal yang sama atau mengulangi apa yang dilakukannya, tidak ada toleransi lagi mereka harus diamankan.
    “Karena belum ada aturan yang mengikat untuk mengamankan sekelompok pemuda saat itu, kita pembinaan awal saja. Kalau masih melakukan mereka bersedia diberikan pembinaan di Mapolsek,” ujar Tarmizi.
    >Kapolsek Bolo AKP Syarifudin Jamal membenarkan keterangan anggotanya. Saat itu menginstruksikan ke lokasi berdasarkan laporan masyarakat. Namun, saat anggota berada di lokasi tidak menemukan Miras. Akan tetapi, menemukan lem Fox yang digunakan oleh sekelompok anak muda untuk mabuk-mabukan.
    “Sekelompok anak muda sudah diberikan pembinaan di TKP oleh anggota, kalau masih mengulangi hal itu terpaksa harus dibina di Mapolsek,” ucap Kapolsek Bolo.
    Diakuinya, kegiatan itu dilakukan dalam upaya pengamanan wilayah menghadapi Musabaqah Tilawatl Quran (MTQ) XXVII Provinsi Nusa Tenggara Barat.
    Dia mengimbau seluruh lapisan masyarakat Bolo agar mendukung dan menyukseskan MTQ yang dimulai Rabu (25/10) mendatang. “Mari kita jaga keamanan wilayah hukum Bolo. Melalui cara itu kita ikut berpartisipasi mendukung dan menyukseskan MTQ,” ajak Kapolsek Bolo.