Tunggu Alkes Gedung Hemodialisa RSMA Dioperasionalkan

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Kendati sempat mangkrak cukup lama pembangunannya, akhirnya pembangunan gedung Hemodialisa sudah tuntas dibangun oleh perusahaan farmasi PT Menjangan Jakarta dengan menggunakan sistem kerjasama operasional (KSO) pada tahun 2018 lalu dengan menyerap dana ratusan juta rupiah, dan bahkan tiga bulan lalu sejumlah tenaga teknis sebanyak 4 orang baik itu dokter spesialis, dokter umum dan dua orang perawat telah mengikuti training centre khusus hemodialisa yang dilaksanakan di RSU Sanglah Denpasar Bali, sehingga mereka itu nantinya yang akan memberikan pelayanan dan penanganan terhadap kegiatan cuci darah yang dilakukan oleh warga masyarakat (pasien), ungkap Direktur RSMA Sumbawa melalui Plt Kasubag Tata Usaha Rini Maharani S.Farm A.Pt dalam perbincangannya dengan Gaung NTB diruang kerjanya Senin (11/02) kemarin.
Menurut Rini Maharani, saat ini pembangunan sarana dan prasarana gedung hemodialisa sudah tuntas terbangun dengan tenaga teknis yang telah siap untuk memberikan pelayanan kesehatan prima kepada masyarakat, namun gedung hemodialisa tersebut sejauh ini belum dapat dioperasionalkan, karena masih harus menunggu dropping sejumlah alat kesehatan dan fasilitas penunjang lainnya yang dilakukan oleh PT Menjangan Jakarta itu, yang berjanji kemungkinan dalam waktu dekat ini akan segera didropping ke RSMA Sumbawa, dan kebetulan itu juga belum dilakukan penyerahan secara resmi kepada manajemen RSMA bagi pemanfaatannya sesuai dengan yang dihajatkan, ujarnya.
Memang pembangunan gedung hemodialisa itu sebelumnya sempat mangkrak pembangunannya kata Rini Maharani, lebih disebabkan karena PT Menjangan Jakarta ketika itu juga membangun gedung serupa di kawasan KSB, sehingga penyelesaian pembangunannya baru dapat dituntaskan Desember tahun 2018 lalu, dan jika seluruh kelengkapan alat-alat kesehatan (Alkes) yang dibutuhkan sudah terpasang dan tuntas dilakukan penyerahannya, maka RSMA Sumbawa berencana akan mengoperasionalkan pemanfaatannya untuk memberikan pelayanan kesehatan prima kepada warga masyarakat didaerah ini dalam tahun 2019 ini, sehingga warga masyarakat yang selama ini harus melakukan cuci darah keluar daerah dengan mengeluarkan biaya yang cukup besar, maka nanti akan semakin dekat sebab RSMA Sumbawa telah memiliki gedung hemodialisa tersendiri yang tentunya akan mudah dijangkau oleh masyarakat yang membutuhkan, dan biaya yang dikeluarkan oleh pasien juga tidak besar, paparnya.