UI belum mengadakan kuliah tatap muka

    REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK — Kampus Universitas Indonesia (UI) belum akan melaksanakan perkuliahan tatap muka. Namun, sejak awal tahun ajaran 2020/2021, UI telah melakukan pembelajaran blended atau hybrid.

    “Selama pandemi Covid-19, sejak tahun lalu kami melakukan blended learning. Beberapa offline adalah mereka yang praktik di lab, termasuk di Fakultas Teknik (FT),” kata Kabag Humas dan Keterbukaan Informasi Publik. Office (KIP) UI, Amelita Lucia saat dihubungi Republik, Selasa (5/10).

    Menurut Amelita, UI berkomitmen untuk mendukung dan melaksanakan kebijakan dan program nasional. Sejak awal tahun ajaran 2020/2021, UI telah menyelenggarakan perkuliahan tatap muka secara selektif, menentukan kegiatan belajar mengajar mana yang perlu dilakukan tatap muka. Ada on line (online) ada sesuatu offline (luring).

    “Kami di UI pada prinsipnya berkomitmen untuk mendukung dan melaksanakan kebijakan dan program nasional dari pemerintah. Jadi perkuliahan tatap muka disesuaikan dengan kebutuhan proses pembelajaran dan kepentingan menjaga keselamatan dan kesehatan sivitas akademika UI. ,” jelasnya.

    Ia menambahkan, para mahasiswa juga sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 baik di kampus Depok (Klinik Makara) maupun di Salemba (RSKGM). “Kami membuka Pusat Vaksinasi Mahasiswa Indonesia (SVMI). Para dosen dan mahasiswa (tendik) juga sudah mendapat vaksinasi. Tentu kita berharap ini bisa mempercepat kekebalan kelompok,” kata Amelita.

    UI berharap perkuliahan berjalan lancar, mahasiswa belajar dalam situasi yang nyaman, aman, terkendali. Amelita melanjutkan, pihaknya masih menunggu surat edaran resmi terkait rencana penerapan perkuliahan tatap muka secara terbatas.

    “Kami masih menunggu surat edaran resmi dari pemerintah untuk melaksanakan kuliah tatap muka terbatas. Saat ini, kami telah melakukan persiapan terkait penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat,” katanya.

    https://repjabar.republika.co.id/berita/r0hqbh330/ui-belum-gelar-kuliah-tatap-muka