ULPBJP Tuntaskan Tender Tiga Puskesmas

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Guna menunjang progam pembangunan fisik kesehatan di Kabupaten Sumbawa, maka dalam tahun anggaran 2019 ini Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan menggelontorkan bantuan Dana Alokasi Khusus senilai Rp 120 Miliar, baik itu DAK Afirmasi maupun DAK Reguler, termasuk didalamnya khusus DAK Afirmasi sekitar Rp 33,2 Miliar diperuntukkan untuk membangun 6 Puskesmas lengkap didaerah ini, ungkap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Zukarnaen SKM dalam keterangan Persnya kepada Gaung NTB diruang kerjanya Selasa (25/06) kemarin.

Khusus untuk pembangunan fisik enam Puskesmas yang menggunakan DAK Afirmasi mencapai sekitar Rp 33,2 Miliar tersebut terang PPK Zulkarnaen akrab Kabid Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dikes Sumbawa ini disapa, meliputi pembangunan 4 Puskesmas di Kecamatan Ropang, Lenangguar, Orong Telu dan Lunyuk dengan nilai biaya setiap Puskesmas dimaksud masing-masing sebesar Rp 6,75 Miliar, sedangkan 2 Puskesmas lainnya masing-masing dibiayai Rp 4 Miliar meliputi Puskesmas Lantung dan Batulanteh, dan saat ini tengah dilakukan penuntasan bagi pelaksanaan proses lelang tendernya.

Bahkan, dari informasi hari ini yang diperoleh dari Pokja ULPBJP Setda Sumbawa, sudah ada tiga Puskesmas yang telah dinyatakan ada pemenangnya yakni untuk Puskesmas Lunyuk, Lenangguar dan Batulanteh, sedangkan sisa tiga Puskesmas lainnya diharapkan dapat dituntaskan hingga akhir Juni mendatang seiring dengan dilakukan penandatanganan kontrak kerja, dengan masa waktu pelaksanaan pekerjaan selama enam bulan, tukas PPK Zulkarnaen.

PPK Zulkarnaen juga menyatakan, dengan diterimanya pengembalian dokumen tender atas tiga paket proyek pembangunan Puskesmas dengan nama pemenangnya dicantumkan, maka tentu ditindaklanjuti pembuatan kontrak kerja dengan rekanan kontraktor pemenang tender (penyedia jasa), dan diprediksikan pekan depan sudah bisa dibuatkan kontraknya, sehingga diharapkan awal Juli mendatang rekanan kontraktir pelaksana sudah dapat segera melakukan kegiatan action dilapangan diawali dengan material dalam keadaan onsite dilokasi, sehingga pekerjaan dapat terlaksana dengan baik dan lancar, ujarnya.

“Kami sangat optimis hingga bulan Juni ini proses tender bagi enam Puskesmas tersebut arus suda dapat dituntaskan dengan baik, dengan penandatanganan kontraknya optimis dilakukan sebelum masa tenggat (Clossing Dead) anggaran 21 Juli berakhir, paling tidak sudah ada nomor kontraknya sehingga penyerapan anggaran dapat dilakukan, dengan mengeluarkan uang muka kerja sebanyak 20 persen dari nilai kontrak, karena itu diharapkan kepada pemenang tender pelaksana pekerjaan proyek dapat bekerja secara profesional dengan memperhatikan schedule perencanaan yang dibuat, dengan tetap memperhatikann tenggat waktu pekerjaan, mutu dan kualitas proyek yang dihasilkan, dimana dalam pelaksanaan proyek pembangunan Puskesmas lengkap ini didampingi oleh TP4D Sumbawa,” pungkas PPK Zukarnaen.