UN SMP/MTs Tahun 2019, Dilaksanakan Tanggal 22—25 April

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Ujian Nasional (UN) jenjang SMP Tahun Pelajaran 2018/2019, mulai dilaksanakan dari tanggal 22—25 April mendatang. Sementara untuk ujian susulan baru digelar tanggal 29—30 April.
Untuk sementara ini, jumlah peserta ujian tercatat sebanyak 7.233. Terbagi laki-laki 3.663, dan perempuan 3.570. Sedangkan sekolah penyelenggara ada 115. SMP negeri 82 sekolah dan SMP swasta 33 sekolah. “Jumlah peserta ujiannya pasti bertambah, sebab masih ada data sekolah yang belum masuk,” kata Kasi Kurikulum dan Penilaian Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, Sudarli, SPt MSi.
Berdasarkan kebijakan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) yang kemudian ditindaklanjuti dengan Juknis atau POS UN No 047, diharapkan SMP dan SMA sederajat tahun ini melaksanakan Ujian Nasional Berbabsis Komputer (UNBK) 100%.
Untuk Kabupaten Sumbawa kata Darli, sapaan akrabnya, seluruh kepala SMP sudah memberikan jaminan—di luar sekolah yang sudah melaksanakan UNBK scara mandiri—bakal menerapkan ujian dengan menggunakan perangkat lunak tersebut. Garansi itu, disampaikan saat dilakukan pertemuan dengan Dinas Dikbud Sumbawa.
Ada yang menyatakan siap bergabung dengan sekolah terdekat yang sudah melaksanakan UNBK. Bahkan ada yang berniat melaksanakan UNBK dengan sistem ofline, asal UNBK di Kabupaten Sumbawa, dapat terlaksana 100%. “Seperti sekolah di Pulau Moyo. Mereka siap menerapkan UNBK Ofline. Ada solusi untuk bergabung dengan sekolah di kota, tapi kondisi geografis yang tidak memungkinkan. Wali murid di sana, juga siap membantu pengadaan komputer. Tapi masalahnya, sinyal internet di sana tidak ada,” kata Darli.
Setelah memastikan UNBK sudah tidak ada masalah lagi, kini tinggal mempersiapkan data peserta ujian. Bio data peserta kini harus dimasukkan secara on line ke pusat.
Sekolah penyelenggara UNBK, terutama yang bergabung di SMA/SMK diharapkan segera melaporkan diri ke Dinas Dikbud Sumbawa. Tujuannya, agar Dinas Dikbud Sumbawa, dapat bersurat ke Dinas Dikbud Provinsi NTB, supaya SMA/SMK yang ditumpangi oleh SMP nanti, sama-sama dapat menyukseskan pelaksanaan UNBK.