Uni Emirat Arab Larang Wisatawan dari 3 Negara Ini

Larangan itu mulai berlaku pada Senin (21/6) pukul 23.59 waktu setempat.

REPUBLIKA.CO.ID, ABU DHABI — Uni Emirat Arab (UEA) akan melarang pelancong dari Liberia, Sierra Leone, dan Namibia memasuki negaranya dengan penerbangan nasional dan internasional. Aturan ini mulai berlaku pada Senin (21/6) pukul 23.59 waktu setempat.

Menurut kantor berita negara WAM, mengutip pernyataan Otoritas Penerbangan Sipil Umum (GCAA), pembatasan juga akan mencakup penumpang transit. Sedangkan untuk penerbangan kargo, antara negara-negara tersebut dan UEA akan tetap berjalan seperti biasa.

“Pembatasan diberlakukan untuk membatasi penyebaran COVID-19,” kata GCAA dalam sebuah pernyataan Alarabiya, Minggu (20/6).

GCAA menambahkan bahwa pengecualian untuk keputusan ini meliputi: warga negara UEA, kerabat tingkat pertama mereka, misi diplomatik, delegasi resmi, jet bisnis setelah mendapatkan persetujuan sebelumnya, dan pemegang izin tinggal emas dan perak, dan penumpang yang bekerja di sektor-sektor utama. Mereka yang dikecualikan masih harus mengikuti tes PCR di bandara dan memasuki karantina 10 hari wajib.

Komite Manajemen Krisis dan Bencana Tertinggi Dubai mengatakan akan mengizinkan pelancong dari Afrika Selatan, yang telah menerima dua dosis vaksin yang disetujui UEA, untuk memasuki Dubai mulai 23 Juni. Wisatawan dari India, yang memiliki visa tinggal yang sah dan telah menerima dua dosis vaksin yang disetujui UEA, juga akan diizinkan di emirat.

Sementara itu, pemudik dari Nigeria hanya diperbolehkan menunjukkan hasil tes PCR negatif yang diambil 48 jam sebelum keberangkatan dan juga akan menjalani tes PCR lagi setibanya di Dubai.



https://www.republika.co.id/berita/qv02vm368/uni-emirat-arab-larang-pelancong-dari3-negara-ini