UNJ Gelar Ujian UTBK 2021

Pelaksanaan UTBK UNJ dilakukan sesuai aturan panitia LTMPT pusat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pusat Ujian Menulis Berbasis Komputer (UTBK) Masuk Bersama Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tersebar di 74 lokasi di seluruh Indonesia, salah satunya adalah Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Pada tahun 2021 jumlah peserta UTBK UNJ sebanyak 23.360 peserta.

UTBK UNJ dilaksanakan dalam 2 gelombang. Gelombang I pada 12-18 April 2021 dan gelombang II pada 26 April – 4 Mei 2021. Setiap gelombang dibagi menjadi dua sesi waktu tes.

Ini adalah bagian dari aturan pelaksanaan protokol kesehatan untuk meminimalkan keramaian saat ujian UTBK. Dua sesi tersebut terbagi, yaitu Sesi I pukul 06.45-12.00 WIB dan Sesi II pukul 13.00-16.15 WIB.

UTBK UNJ 2021 akan dilaksanakan di empat lokasi berbeda yaitu Gedung UPT TIK Kampus A UNJ Jakarta Timur; SMKN 7, Rawamangun; SMKN 46, Cipinang; dan SMAN 31, Cinnamon.

Kapasitas pelaksana UTBK UNJ di lokasi ujian terbagi menjadi beberapa peserta dalam 2 sesi waktu ujian, yaitu: 360 orang / sesi untuk ujian Kampus A (2 sesi), 160 orang / sesi (2 sesi). Sesi), jumlah peserta ujian SMKN 46 Cipinang: 120 orang / sesi (pelaksanaan 2 sesi) dan peserta ujian SMAN 31 Kayu Manis: 100 orang / sesi (pelaksanaan 2 sesi).

Setiap peserta UTBK UNJ, harus:
1. Lihat lokasi ujian sehari sebelum ujian.
2. Membawa Kartu Tanda Penduduk UTBK 2021.
3. Membawa dokumen resmi yang diminta, seperti fotocopy ijazah yang dilegalisir (untuk lulusan tahun 2019 dan 2020) atau surat keterangan sudah kelas XII (untuk lulusan tahun 2021) dari Kepala Sekolah yang dilengkapi dengan foto berwarna dan ditempel dengan stempel sekolah dan ditandatangani oleh Kepala Sekolah.
4. Menempati kursi sesuai nomor meja masing-masing.
5. Tulis Nama dan Nomor Peserta pada kertas kosong yang tersedia dan tanda tangani.
6. Peserta menggunakan masker yang sesuai standar (wajib), pelindung wajah (disarankan), dan sarung tangan (jika diinginkan).
7. Peserta wajib membawa keperluan ujian sendiri (seperti pensil, pulpen, penghapus, dan rautan) dan tidak diperkenankan meminjam dari peserta lain selama ujian berlangsung.
8. Selama ujian, peserta diwajibkan membawa hasil tes usap antigen yang menunjukkan bahwa peserta bebas COVID-19. Jika peserta tidak membawa hasil usap antigen, maka peserta tidak diperkenankan mengikuti ujian.
9. Peserta wajib melaksanakan protokol kesehatan selama berada di lokasi ujian UTBK UNJ.

Wakil Rektor 1 Bidang Akademik UNJ, Prof.Dr.Suyono, M.Si mengatakan, penyelenggaraan UTBK UNJ dilakukan sesuai aturan panitia pusat LTMPT dan keputusan peserta UTBK UNJ membawa hasil antigen. swab merupakan keputusan rapat gabungan antara Satpol PP, BPBD, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.

“Dimana pada Kamis, 8 April 2021, UNJ diundang dalam rapat untuk mengkoordinasikan protokol kesehatan yang harus dilaksanakan dalam penyelenggaraan UTBK UNJ,” kata Prof Suyono dalam rilisnya, Jumat (9/4).

Sementara itu, Rektor UNJ Prof.Dr.Komarudin, M.Si berharap penyelenggaraan UTBK UNJ dapat terlaksana dengan baik dan semua pihak dapat memahami serta mematuhi protokol kesehatan untuk kepentingan bersama.

“Saat ini Indonesia khususnya Jakarta masih dihadapkan pada pandemi Covid-19, namun berbagai agenda kegiatan di bidang pendidikan juga harus kita laksanakan, salah satunya UTBK. Untuk itu, agar semuanya bisa berjalan dengan baik semua pihak. harus sadar, mengerti dan patuh. protokol kesehatan itu adalah kepentingan bersama agar UTBK UNJ bisa berjalan sesuai harapan, ”ujar Rektor UNJ.

sumber: Antara




Source