UNSA Wisudakan 594 Sarjana Angkatan XIV Tahun 2017

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Universitas Samawa (Unsa) Sumbawa Besar melaksanakan Wisuda Sarjana (S1) dan Ahli Madya (D3) Angkatan XIV yang dirangkaikan dengan Dies Natalis XIX Tahun 2017, yang dilaksanakan di Auditorium Unsa Sumbawa Besar, Kamis, (28/12).
Pada kegiatan tersebut Unsa mewisudakan sebanyak 594 mahasiswa yang berasal dari 6 fakulas 14 Prgram studi (Prodi) diantaranya, Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) sebanyak 197 wisudawan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) 140 wisudawan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan (Fisipol) 70 wisudawan, kemudian Fakultas Pertanian sebanyak 60 orang wisudawan, dan Fakultas Teknik sebanyak 60 orang Wisudawan, serta Fakultas Peternakan dan Perikanan sebanyak 60 orang.
Kegiatan Wisuda tersebut dihadiri Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI yang diwakili oleh Direktur Perumahan. Dewan Penengah Unsa Prof. Dr. Din Syamsuddin, MA, Bupati Sumbawa, Bupati KSB, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, dan tamu undngan lainnya.
Sementara itu Rektor Unsa, Prof. Dr. Syaifuddin Iskandar, M.Pd, apresiasi kepada para orang tua yang telah mempercayakan anaknya untuk kuliah di Unsa.
Disampaikannya, agar setiap wisudawan tetap ingat dalam penerapan keilmuan yang dimiliki selalu berpegang pada nilai-nilai moral, karena “ilmu tanpa moral akan menjadi hampa dan celaka”.
Dijelaskannya, ada teori filsafat yang menjelaskan tentang hubungan matematis antara, Ilmu, moral dan amal kata Prof Ude—sapaannya, maksudnya agar tidak menjadi orang yang sombong. “Terapkanlah 3 hal itu seperti pohon yang berbuah, jangan membuat hidup menjadi sia-sia, manfaatkanlah ilmu dengan baik, karena itu dapat menjadikan kalian orang yang sukses dunia akhirat,” pesannya.
Dalam kesempatan itu, Rektor Unsa atas nama lembaga juga berharap kepada pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan pimpinan unit kerja masing-masing agar kiranya para alumni Unsa yang telah berjuang menuntut ilmu bertahun-tahun dan telah mengeluarkan biaya yang banyak untuk pendidikan mereka, agar dapat diperhatikan dan dimanfaatkan secara optimal sehingga mereka kelak dapat berkiprah dan mengamalkan ilmunya sesuai dengan keahliannya masing-masing.
Sementara kepada para alumni yang akan memasuki dunia kerja, diharapkan agar belajar terus. “Pandai-pandailah membaca peluang kerja yang ada, perkaya diri dengan skill-skill yang bisa membuka peluang kerja,” ujarnya.
Diingatkan Prof Ude, bahwa sekarang ini persaingan dunia kerja semakin tajam dan keras, siapa cepat dia dapat baru bisa survive.
Sementara itu, Din Syamsuddin yang ditemui Gaung NTB usai kegiatan berharap kepada semua wisudawan agar mampu menjaga keselarasan dan dapat meununjukkan kemampuan terbaiknya karena Tau Samawa tidak pernah kalah dan selalu menjadi matahari ketika keluar dari Tana Intan Bulaeng.