UPTB-UPPD ‘Tagih’ Ratusan Tunggakan Pajak Kendaraan Dinas

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Jumlah kendaraan bermotor di Kabupaten Sumbawa tercatat sekitar 132.583 unit baik roda dua maupun roda empat yang tersebar pada 24 Kecamatan didaerah ini, namun dari hasil evaluasi yang dilakukan tahun 2018 lalu ternyata jumlah obyek pajak kendaraan lama yang mendaftar ulang sampai dengan akhir tahun lalu hanya mencapai 61.292 unit kendaraan (54%) dan masih ada puluhan ribu kendaraan lainnya baik itu yang mengalami kerusakan, kehilangan dan tidak diketahui keberadaannya tidak melakukan pendaftaran ulang bertahun-tahun, termasuk ratusan kendaraan (mobil) dinas yang menunggak pembayaran pajak kendaraannya, oleh karena itu Unit Pelayanan Terpadu Badan – Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPTB-UPPD) Kabupaten Sumbawa terus berupaya menggenjot dan mengejar tunggakan tersebut agar dapat terbayarkan dalam tahun 2019 ini, guna meningkatkan realisasi pendapatan dan penerimaan pajak kendaraan yang ditargetkan.
Kepala UPTB-UPPD Sumbawa H Ahmad Purqan SE M.AP dalam keterangan Persnya kepada Gaung NTB diruang kerjanya Selasa (26/02) kemarin mengungkapkan kalau langkah persuasif penagihan atas tunggakan pajak kendaraan saat ini tengah dilakukan, dengan tujuan utama agar realisasi penerimaan dan pendapatan dari pajak kendaraan yang dutargetkan dalam tahun 2019 ini mencapai sekitar Rp 61 Miliar lebih dapat terealiasi sebagaimana yang diharapkan, sehingga khusus bagi puluhan ribu kendaraan yang tidak melakukan pendaftaran ulang alias menunggak pembayaran pajaknya baik itu kendaraan pribadi maupun Dinas dilakukan penagihan secara menyeluruh.
Sedangkan khusus untuk tunggakan pajak kendaraan (mobil) dinas baik itu dimiliki oleh pemda Sumbawa maupun Instansi Vertikal terang Ahmad Purqan, tercatat ada sekitar 700 unit kendaraan dinas yang menunggak pembayaran pajaknya mencapai sekitar Rp 1 Miliar lebih, karena itu langkah persuasif penagihanpun harus dilakukan seiring dengan penagihan juga dilakukan terhadap kendaraan milik pribadi (perorangan), dengan menurunkan petugas khusus dari UPTB-UPPD Sumbawa dengan membawa langsung surat tagihan kepada Dinas Instansi terkait, tentu dengan harapan jumlah tunggakan pembayaran pajak kendaraan dinas dalam setahun tersebut dapat dibayarkan dan dituntaskan dengan baik dalam tahun ini, tukasnya.
Bahkan program penagihan terhadap obyek pajak kendaraan ini dilakukan UTB-UPPD Sumbawa juga mendapatkan dukungan (Support) dari Pemda Sumbawa kata Ahmad Purqan, yakni Bupati Sumbawa telah mengeluarkan surat edaran (SE) Nomor 188.64/090/Bapenda/2019 tertanggal 13 Februari 2019 tentang optimalisasi penerimaan pendapatan daerah termasuk didalamnya soal pajak kendaraan bermotor, dimana didalam point (5) surat edaran yang ditandatangani langsung Bupati Sumbawa HM Husni Djibril B.Sc itu menegaskan kepada seluruh OPD dan ASN Pemda Sumbawa agar melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor milik Dinas maupun pribadi terutama dilingkungan kerja dan ditempat tinggal masing-masing tepat waktu, dan tentu hal ini patut diapresiasi, ujarnya.
Disamping itu dari Bapenda Sumbawa juga menyatakan sangat mendukung penuh program yang dilaksanakan oleh UPTB-UPPD Sumbawa, yang ditandai dengan koordinasi sinergi yang dilakukan langsung oleh Kepala Bapenda Sumbawa Drs H Hasan Basri didampingi sejumlah Kabid, yang siap membantu melakukan penagihan atas tunggakan pajak kendaraan bermotor didaerah ini, dengan sistem pemberdayaan petugas pajak daerah yang berada ditingkat Kecamatan maupun Desa, sehingga melalui pola dan sistem koordinasi yang sinergi antara UPTB-UPPD dengan Bapenda, apa yang menjadi harapan dapat diwujudkan dengan baik, katanya.
“Koordinasi yang sinergitas sangat dibutuhkan dalam rangka meningkatkan realisasi pendapatan atas pajak kendaraan bermotor didaerah ini, sebab dengan semakin tingginya pendapatan yang diperoleh, maka semakin meningkat pula pajak bagi hasil kendaraan yang diperoleh Kabupaten Sumbawa, dimana tahun 2018 lalu sekitar Rp 18 Miliar dana bagi hasil pajak kendaraan diperoleh daerah ini untuk menunjang pendapatan kas daerah, karena itu atas dukungan semua pihak didampaikan atensi, apresiasi dan terima kasih yang mendalam,” pungkas Ahmad Purqan.