Utusan PBB menyerukan gencatan senjata di Yaman selama Ramadan

    Utusan PBB itu berharap Yaman akan melaksanakan Ramadhan yang diberkati dan damai.

    REPUBLIKA.CO.ID, ADEN – Utusan khusus PBB untuk Yaman telah mendesak pihak-pihak yang bertikai di negara itu untuk berupaya memastikan perdamaian yang langgeng dan berkelanjutan selama bulan suci Ramadhan. Semua pihak diminta menahan diri selama Ramadhan.

    “Saya menyerukan kepada para pihak untuk membungkam senjata mereka dan mengizinkan orang Yaman merayakan bulan ini dengan aman dan bermartabat,” kata Martin Griffiths dalam pesan Ramadhannya, Selasa.

    Griffiths juga berharap orang Yaman akan merayakan Ramadhan yang diberkati dan damai. “Saya berharap bulan suci yang melambangkan refleksi dan kasih sayang ini memberikan kesempatan bagi kita semua untuk berkumpul bersama, memikirkan mereka yang menderita, dan mengatasi perbedaan kita,” ujarnya.

    Sumber, https://www.aa.com.tr/id/dunia/UHAN-pbb-serukan-gencatan-senjata-di-yaman-selama-ramadan/2208193.

    Yaman telah dilanda kekerasan dan kekacauan sejak 2014, ketika pemberontak Houthi menguasai sebagian besar negara, termasuk ibu kota, Sanaa. Krisis meningkat pada 2015 ketika koalisi militer pimpinan Saudi meluncurkan kampanye udara besar-besaran untuk mengalahkan Houthi.

    Menurut Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan, konflik di Yaman sejauh ini telah merenggut sedikitnya 233.000 jiwa, dengan jutaan lainnya menderita kelaparan dan membutuhkan bantuan kemanusiaan.

    sumber: Anadolu




    Source