Vaksinasi Diharapkan Berdampak pada Pemulihan Ekonomi

Yogyakarta Tingkatkan Vaksinasi, Diharapkan aktivitas masyarakat akan pulih secara berkala.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta terus menggiatkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Pekan ini saja, misalnya, dilakukan vaksinasi terhadap pegawai negeri sipil (ASN), guru, tokoh masyarakat dan tokoh agama hingga pedagang pasar tradisional.

Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan, dengan adanya vaksinasi ini diharapkan aktivitas masyarakat bisa pulih secara perlahan. Khusus untuk pedagang pasar, vaksinasi dilakukan kepada pedagang Pasar Giwangan dosis kedua, Rabu (7/4).

“Semoga setelah vaksinasi dosis kedua selesai, ketahanan masyarakat dalam menghadapi pandemi ini semakin meningkat dan aktivitas sehari-hari bisa pulih secara rutin,” kata Heroe saat mengunjungi pelaksanaan vaksinasi pedagang di Puskesmas Pembantu Giwangan, Yogyakarta. , Rabu (7/4).

Melalui suntikan vaksin dosis kedua, kata Heroe, akan terbentuk antibodi seseorang terhadap Covid-19. Dengan demikian, pedagang di pasar tradisional diharapkan terlindungi dari risiko penyebaran Covid-19.

“Setelah mendapat vaksin dosis kedua, pedagang pasar Giwangan empat belas hari ke depan akan memiliki daya tahan tubuh,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Umbulharjo 1 Yunita Haryanti mengatakan, ada 500 pedagang yang mendapat suntikan vaksin dosis kedua. Namun, ada enam penerima vaksin yang terlambat.

“Sedangkan dosis pertama untuk tokoh masyarakat (yang juga divaksinasi sekaligus pedagang) hanya 11 orang (yang terlambat divaksinasi),” kata Yunita.




Source