Video Viral Joseph Zhang, Legislator: Jangan Anarkis

    Dalam video tersebut, orang yang bersangkutan dengan ringan menghina Islam.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto meminta agar kasus video Joseph Paul Zhang sangat provokatif dan melecehkan umat Islam agar diserahkan sepenuhnya ke polisi. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak bersikap anarkistis dalam menyikapi video tersebut.

    “Menyikapi hal ini jangan anarkis, prosesnya harus diserahkan kepada penegakan hukum. Kita harus menjaga suasana damai dan sejuk di tengah bulan puasa,” kata Yandri kepada wartawan, Minggu (18/4).

    Jika nanti ketahuan, dia meminta agar pihak terkait mengecek kejiwaan Yusuf. Menurutnya, aneh jika seseorang berani mengaku sebagai nabi ke-26.

    “Mungkin perlu dilakukan pemeriksaan kejiwaan dulu, karena sangat aneh dan tidak masuk akal mengaku sebagai nabi,” kata Yandri.

    Sebelumnya, Joseph melakukan diskusi online melalui zoom yang menurutnya diikuti oleh beberapa orang dari berbagai negara. Kemudian ia menguploadnya ke akun channel Youtube miliknya yang bertema “Puasa Lalim Islam”.

    Dalam video tersebut, orang yang bersangkutan dengan ringan menghina Islam. Bahkan, dia menyebut “Allah yang terkunci di Ka’bah”.

    Yang bisa melaporkan penghujatan saya, ini adalah nabi ke 26, Josep Fauzan, untuk meluruskan ajaran sesat dari ajaran nabi ke-25 dan kecabulannya yang cabul. Kalau bisa lapor penodaan agama, saya kasih satu laporan Rp. 1 juta, maksimal lima report jadi gak bilang aku selingkuh kan?, “kata Joseph dalam video yang viral di media sosial.




    Source