Vitamin Paling Dicari Saat Pandemi, Haruskah Ramadhan Ini Dikonsumsi Saat Sahur atau Buka Puasa?

    Laporan Jurnalis Tribunnews.com, Fauzi Alamsyah

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Mengonsumsi vitamin dianggap penting selama pandemi Covid-19.

    Tak heran karena itulah banyak vitamin atau suplemen yang dijual di toko obat, apotek hingga pasar.

    Lantas, kapan waktu yang tepat mengonsumsi suplemen selama bulan puasa?

    “Jadi vitamin itu termasuk dalam kategori suplemen, dan itu artinya komplementer, kalau makanannya kurang lengkap bisa tambah suplemen,” ujar Dr. Dicky Budiman, Epidemiologis Griffith University Australia, saat siaran langsung di Tribunnews.com. Channel Youtube, Selasa (13/4/2021).

    Baca juga: Tips mengurangi bau mulut saat puasa, perbanyak vitamin C dan sikat gigi setelah sahur

    Baca juga: Vaksin Sinovac Disebut Berkhasiat Rendah, Ahli Epidemiologi Masih Penting untuk Mengurangi Keparahan Gejala Covid

    Dicky Budiman juga menyarankan untuk mengonsumsi vitamin sesuai kebutuhan.

    “Yang namanya suplemen harus sesuai dengan kebutuhan. Dan juga kalau kelebihan vitamin akan berbahaya,” ujarnya.

    Epidemiolog Griffith University Australia, Dicky Budiman (Screenshot YouTube Kompas TV)

    Vitamin tidak boleh dikonsumsi saat sahur, karena manusia akan cenderung kekurangan cairan saat puasa Ramadhan.

    “Jangan minum vitamin setelah buka subuh karena kita cenderung minum lebih sedikit, kecuali obat-obatan tertentu,” ujarnya.

    Tidak hanya tentang vitamin yang digunakan sebagai pelengkap saat gizi kurang, pola makan saat ini juga menjadi hal penting yang harus diperhatikan.

    “Menurut saya, dalam situasi puasa ini, makanan juga harus dibatasi karbohidrat, kemudian lemak jenuhnya dibatasi, tetapi lemak tak jenuh seperti minyak zaitun kelapa itu baik,” ujarnya.

    “Dan kalau bicara vitamin, kalau ada kekurangan buah atau sayur bisa diminum setelah makan dengan air yang cukup,” pungkasnya.




    Source