Wagub Jabar Apresiasi Anak Yatim

    Kami berharap Rumah Yatim dapat membantu pemerintah dalam pengembangan pendidikan.

    REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Lembaga Amil Zakat Nasional Rumah Yatim menggelar silaturahmi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk membahas kolaborasi dan sinergi dalam penanggulangan masalah sosial di Jawa Barat beberapa hari lalu. Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum memberikan saran dan arahan kepada Rumah Yatim agar dapat membantu pemerintah dalam mengembangkan pendidikan, baik formal maupun nonformal.

    Salah satunya membantu mengembangkan pondok pesantren salafiyah yang saat ini membutuhkan perhatian dalam hal kebutuhan pendidikan, terutama pengadaan buku-buku yang cukup mahal. Selain itu, Wagub juga memberikan arahan tentang pembangunan sosial ekonomi dan infrastruktur. “Kami dari Pemprov Jabar memberikan apresiasi kepada Rumah Yatim yang rutin menyalurkan berbagai bantuan dan program bantuan kepada warga Jabar,” kata Wakil Gubernur Uu dalam siaran pers yang diterima Republika.

    Dalam pertemuan ini, Rumah Yatim dan Pemprov Jabar juga membahas rencana sinergi program bersama. Di bidang pendidikan, pembangunan infrastruktur dan pembangunan ekonomi masyarakat, khususnya yang terdampak pandemi. Nugroho berharap Rumah Yatim melalui program bantuannya dapat membantu pemerintah dalam mengatasi berbagai permasalahan sosial di Indonesia, khususnya di Jawa Barat.

    “Semoga Rumah Yatim dapat terus bersinergi dan berkembang serta membantu program-program pemerintah agar dapat memberikan kontribusi yang lebih luas kepada masyarakat,” ujarnya.

    Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Utama Rumah Yatim Nugroho B Wismono, Wakil Direktur Utama Rumah Yatim Abdurrohman, Humas Rumah Yatim Sinu Tontori, Area Manager Panti Asuhan Jawa Barat Agus Hermawan, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, Kepala Biro Pelayanan dan Pembinaan Sosial Barnas Adjidin dan Kepala Bidang Pembinaan Mental dan Spiritual Biro Kesejahteraan Sosial, Supriadi beserta jajarannya.

    Rumah Yatim memiliki 4,5 juta mustahik dan sekitar 40 persen berada di Jawa Barat. Rumah Yatim juga telah bermitra dengan lembaga pendidikan, pondok pesantren dan LKSA di seluruh kota dan kabupaten di Jawa Barat untuk mengembangkan programnya.



    https://www.republika.co.id/berita/qykq8b352/wagub-jabar-apresiasi-rumah-yatim