Wakil Gubernur: Sekolah Tatap Muka Perluas Jika Uji Coba Berhasil

    Wakil Gubernur Ariza berharap uji coba ini berhasil karena para guru sudah mengikuti program vaksinasi

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pembelajaran tatap muka di sekolah akan diperluas jika uji coba di 85 sekolah berbagai jenjang berhasil dilakukan mulai Rabu besok.

    Insyaallah besok akan dijajal tatap muka dengan sekolah sementara selama dua bulan ke depan, semoga bisa meyakinkan kita semua bahwa sapra bisa dipersiapkan dengan baik termasuk tenaga pendidik. Jika ini berhasil maka kedepannya kita akan lakukan. Pertimbangkan untuk diperluas lagi, “kata Riza di Balai Kota Jakarta, Selasa malam.

    Riza mengatakan, uji coba sekolah tatap muka parsial telah mendapat dukungan dari pemerintah pusat dan akan dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Namun, ia mengingatkan para orang tua siswa yang memperbolehkan anaknya mengikuti program ini dan para guru untuk terus mengedukasi dan mengingatkan siswa, khususnya yang berusia Sekolah Dasar (SD) untuk menerapkan protokol kesehatan secara tertib.

    “Yakinkan anak-anak kita bahwa menjalankan program itu tidak sulit, kemudian menggunakan masker, cuci tangan, menjaga jarak itu cukup untuk melindungi dari COVID-19,” kata Riza.

    Kemudian, Riza juga berharap program ini sukses besar mengingat para pendidik telah mengikuti program vaksinasi yang telah dilaksanakan oleh pemerintah, meski target yang ada tidak seluruhnya 183.327 orang.

    “Memang untuk guru-guru ini baru akan dimulai akhir Maret ini, tapi ini akan terus dilaksanakan dan akan terus kita tambah,” ucapnya.

    Namun, Riza menyatakan, para orang tua diberikan kesempatan untuk menolak program sekolah tatap muka karena tidak memaksa, mengingat sejumlah orang tua dikabarkan khawatir dan ragu-ragu untuk membiarkan anaknya bersekolah secara tatap muka.

    “Memang masih banyak yang meragukan, makanan tersebut akan kita kembalikan kepada orang tua, karena ini terkait dengan kesehatan individu, tentunya hak orang tua mengizinkan atau tidak,” tandasnya. Rencananya adalah uji coba sekolah tatap muka di 85 sekolah dan madrasah di tingkat dasar dan atas di wilayah tersebut. DKIJakarta akan dimulai pada 7 April 2021. Uji coba ini akan menggunakan sistem pembelajaran campuran di mana ada yang tatap muka, ada yang online.




    Source