Wakil Presiden Afghanistan Bergabung dengan Demonstrasi Anti-Taliban

    IHRAM.CO.ID, KABUL – Wakil Presiden Afghanistan Amrullah Saleh berpartisipasi dalam demonstrasi anti-Taliban yang diadakan di Kabul pada Selasa (3/8) malam waktu setempat. Menurutnya, itu adalah momen patriotisme masyarakat negaranya.

    “(Aksi) ini adalah momen bersejarah untuk menggemakan massa Kabul ‘Tuhan Maha Besar, kematian bagi teroris Taliban dan pendukung mereka’. Momen emosional dan patriotisme yang tak terlupakan,” kata Saleh melalui akun Twitter pribadinya usai mengikuti aksi tersebut.

    Selama demonstrasi, massa juga menyuarakan kecaman mereka terhadap Pakistan. Karena Islamabad dianggap mendukung Taliban. Saleh, yang sempat menjabat sebagai direktur Direktorat Keamanan Nasional Afghanistan, telah vokal mengkritik Pakistan karena diduga mendukung Taliban.

    Saat ini Taliban telah berhasil menguasai sebagian besar distrik di Afghanistan. Hal ini terjadi sejak Amerika Serikat (AS) dan sekutu NATO-nya mulai menarik pasukannya dari negara tersebut. Pasukan Afghanistan juga berusaha membendung kemajuan penguasaan wilayah Taliban.

    Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengatakan pemerintahnya telah menyusun rencana keamanan untuk menghentikan pemberontakan Taliban dalam waktu enam bulan. Rencana tersebut dikatakan mendapat dukungan dari AS dan masyarakat internasional. “Rencana keamanan kami jelas. Kami semua siap untuk mengakhiri pemberontakan (Taliban) dalam enam bulan ke depan,” kata Ghani saat berbicara di parlemen Afghanistan, Senin (2/8).

    Dalam praktiknya, militer Afghanistan akan berkonsentrasi pada pertahanan aset strategis. Sementara itu, polisi akan berusaha mengamankan kabupaten dan kota strategis. “Untuk pelaksanaan rencana ini, di bawah kepemimpinan AS, kami mendapat dukungan yang sesuai dari mitra internasional kami. Dukungan keuangan dan politik internasional akan tetap bersama kami,” kata Ghani.

    PBB mengatakan warga sipil telah tewas dalam pertempuran sengit oleh pasukan Afghanistan dengan Taliban. Ia meminta kedua pihak lebih memperhatikan keselamatan warga.

    “Serangan darat Taliban dan serangan udara Tentara Nasional Afghanistan menyebabkan kerusakan paling besar. Kekhawatiran mendalam tentang penembakan tanpa pandang bulu, kerusakan atau pendudukan fasilitas kesehatan, dan rumah warga sipil. Pihak-pihak harus berbuat lebih banyak untuk melindungi warga sipil atau dampaknya akan menjadi bencana besar,” kata pernyataan itu. Misi Bantuan PBB di Afghanistan (UNAMA) melalui akun Twitter resminya, Selasa (3/8).



    https://www.ihram.co.id/berita/qxaztp335/wapres-afghanistan-ikut-demo-antitaliban