Warga Boyolali Dipastikan Positif Covid-19 Meningkat 107

REPUBLIKA.CO.ID,BOYOLALI – Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali menyebutkan ada 107 orang yang dipastikan positif COVID-19 di wilayahnya sehingga terakumulasi menjadi 6.997 kasus.

“Dari 107 tambahan kasus COVID-19, 39 kasus merupakan kejadian baru dan 68 kasus bersinggungan dekat dengan kasus sebelumnya,” kata Kepala Dinas Kesehatan Boyolali Ratri S Survivalina, di Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (8/5).

Selain itu, Dinkes Boyolali juga mencatat ada cluster baru kasus COVID-19 yaitu 18 kasus positif orang sakit di Kabupaten Wonosamodro dan 11 kasus positif di Desa Kembang Gladagsari.

“Usai cluster surveilans, mereka mengunjungi warga yang sakit yang dites hasil swab 18 orang dinyatakan positif. Di cluster hajatan, mereka yang sakit jantung dan dinyatakan positif. Setelah dilakukan penggeledahan oleh Dinkes, dari 21 orang tersebut. yang dites usap, 11 di antaranya dinyatakan positif., ”kata Ratri.

Oleh karena itu, warga yang dinyatakan positif segera diisolasi dan ditangani oleh Satgas COVID-19 tingkat desa setempat. Ratri mengatakan jumlah pasien COVID-19 yang masih dirawat di RSUD Boyolali hingga saat ini sebanyak 48 kasus, dan yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 188 kasus.

Penduduk Boyolali yang sembuh dari COVID-19 cukup tinggi yaitu 6.491 kasus atau sekitar 92,8 persen dan ada 270 kasus yang meninggal dunia atau sekitar 3,9 persen. Dengan demikian skor Indeks Kesehatan Masyarakat (IKM) COVID-19 di Kabupaten Boyolali adalah 2,31 atau berada pada zona risiko sedang atau penduduk berwarna oranye.

Secara terpisah, Suyanto selaku Ketua Tim Satgas COVID-19 Desa Kembang, Kecamatan Gladagsari Boyolali, mengatakan desanya terisolir sendiri karena 11 warga dipastikan positif mengidap COVID-19 usai melakukan hajatan di salah satu desa. dari para penghuni

“Warga mengadakan hajatan sakit dan dinyatakan positif, kemudian dilakukan penggeledahan. Ditemukan 21 orang dilakukan swab test dan 11 orang positif kemudian langsung diisolasi,” kata Suyanto.

Usai kejadian tersebut, Satgas Desa Kembang, selanjutnya melakukan penyemprotan disinfektan massal dan di portal positif lingkungan warga. Satgas juga melarang warganya masuk dan keluar desa. Selain itu, Satgas COVID-19 Desa Kembang juga telah mendistribusikan asuransi jiwa atau paket sembako untuk 51 warga terdampak, termasuk 11 orang yang dipastikan positif saat diisolasi.


Source