Warga Labuan Aji Kembali Diserang Anjing Gila

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Serangan anjing gila di Kecamatan Tarano kembali terjadi, kali ini anjing yang membawa virus Rabies tersebut menyerang warga Desa Labuhan Aji yang sedang tertidur di dalam rumahnya.
Informasi yang diperoleh Gaung NTB, bahwa pada Minggu (10/02) kemarin, anjing yang diduga kuat membawa virus Rabies tersebut masuk ke rumah Syaifullah warga Desa Labuhan Aji Kecamatan Tarano, dan menyerangnya akibatnya Syaifullah mengalami luka gigitan di pergelangan tangan. Nahasnya anjing tersebut bukan saja menyerang Saifullah, tetapi juga pustrinya yang masih SD dan terluka di bagian jari tangannya.
Mendapat gigitan dari anjing tersebut, Syaifullah langsung menuju Puskesmas setempat bersama dengan anaknya untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara anjing yang menyeranya berhasil dibantai warga.
Sementara itu informasi yang diperoleh Gaung NTB dari Pemerintah Kecamatan Tarano, membenarkan adanya kejadian tersebut. Bahwa warga Dusun Ampu Desa Labuhan Aji bersama anaknya menjadi korban gigitan anjing gila, dan sudah ditangani tim medis Puskesmas setempat dengan memberikan vaksinasi anti Rabies.
Adapun tindakan yang dilakukan pemerintah kecamatan bersama pihak terkait seperti Muspika, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, KUPT Poskeswan dan KUPT Puskesmas selama dua minggu terakhir ini, bahwa terhadap korban gigitan anjing gila langsung dilakuan vaksinasi Rabies.
Selain itu terhadap delapan desa di Kecamatan Tarano juga sudah dilakukan sosialisasi bahaya Rabies serta dilakukan eliminasi terhadap anjing liar yang ada di Kecamatan Tarano. Namun ada sedikit kendala dalam penanganan bahaya Rabies ini yakni masih kekurangan tenaga dan vaksin untuk melakukan tidakan pembasmian maupun tindakan medis baik untuk pencegahan maupun untuk penanganan terhadap korban.
Sementera itu informasi lainnya yang diperoleh Gaung NTB dari pihak Disnakeswan dan Dikes Sumbawa bahwa setelah mendapatkan informasi adanya korban gigitan anjing gila, mereka telah melakukan tindakan cepat dengan mengirim vaksin Rabies untuk segera disuntikan terhadap korban. Sebelumnya Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Ir Sirajuddin, menyampaikan bahwa pihak sekarang ini tengah gencar melakukan pemusnahan terhadap anjing liar di Kecamatan Tarano dan Kecamatan Empang. Sementara untuk kekurangan Vaksin Rabies, pihaknya telah menghubungi dinas terkait di Provinsi NTB, dan mereka akan segera mengirim baik tim yang akan membantu menuntaskan masalah rabies ini maupun juga vaksin yang diperlukan untuk penanganan medis.