Warga Tasikmalaya dilarang bepergian pada malam Idul Fitri

Selama Ramadhan, sahur di jalan juga tidak diperbolehkan.

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA – Kapolsek Tasikmalaya AKBP Doni Hermawan melarang masyarakat melakukan mudik pada malam Lebaran 1442 H.

Doni mengatakan, polisi akan menggelar rapat koordinasi (rapat koordinasi) dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Satgas Covid-19 Tasikmalaya untuk membahas persiapan menjelang Lebaran. Menurut dia, rapat koordinasi akan membahas kesiapan pengamanan menjelang Lebaran.

“Juga akan membahas kegiatan yang dilarang, salah satunya takbir travelling. Dilarang bepergian takbir,” ujarnya, Kamis (22/4).

Dia menambahkan, selama Ramadhan ini, aktivitas sahur di jalan (sahur di jalan) juga tidak diperbolehkan. Begitu pula dengan kegiatan buka puasa yang mengundang banyak orang.

Menurut Doni, warga Tasikmalaya sudah mentaati aturan itu. “Kita tinggal mempersiapkan saja pelaksanaan pengamanan Lebaran,” ucapnya.

Doni berharap warga Tasikmalaya juga bisa menahan diri melakukan aktivitas yang mengundang keramaian saat lebaran. Pasalnya, kasus Covid-19 di Kota Tasikmalaya terus meningkat. “Rangkaian kegiatan yang mengundang keramaian yang biasanya dilakukan sebelum pandemi ini diharapkan tidak dilakukan oleh masyarakat,” ucapnya.




Source