[Window Title] Updane.exe [Main Instruction] Updane.exe has stopped working [Content] Windows can check online for a solution to the problem. [V] View problem details [Check online for a solution and close the program] [Close the program]

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Kebaradaan tim Pengawal, Pengaman dan Pengendali Pembangunan (TP4D) dibawah kendali koordinatornya Kejaksaan dalam melakukan pendampingan sekaligus pengawasan terhadap pelaksanaan sejumlah program proyek pembangunan didaerah ini dinilai sangat memberikan kontribusi dalam menjamin mutu dan kualitas hasil pembangunan yang diperoleh, sehingga uang negara dalam jumlah ratusan miliar tidak sia-sia dalam penggunaan dan pemanfaatannya, oleh karena itu dalam implementasi kinerjanya TP4D tidak henti-hentinya turun melakukan evaluasi monitoring dan inspeksi mendadak (Sidak) terhadap sejumlah proyek yang dilakukan pendampingannya dan bahkan tak segan-segan memberikan spirit dan peringatan kepada sejumlah penyedia jasa (rekanan kontraktor pelaksana proyek) untuk dapat melaksanakan pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya dengan sebaik-baiknya sesuai dengan spesifikasi dan bestek yang ditentukan.
Seperti yang dilakukan TP4D Sumbawa dibawah koordinator Kasi Intelejen Kejari Sumbawa Jaksa Putra Riza Akhsa Ginting SH didampingi pihak Inspektorat, Dinas PUPR Sumbawa maupun PPK dan Konsutan Pengawas, Kamis (04/10) kemarin sehari penuh melakukan inspeksi kelokasi proyek pembangunan jembatan Sekayu Berora Kecamatan Lopok dan proyek pembangunan jembata Sebeok Kecamatan Orong Telu yang menyerap biaya pembangunannya menggunakan dana DAK tahun 2018 yang digelontorkan melalui Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa, dimana rombongan TP4D sengaja datang kelokasi proyek untuk melihat dari dekat sudah sejauhmana hasil progress fisik yang diperoleh, mengingat masa waktu kontrak akan berakhir Nopember mendatang seiring dengan adanya kekhawatiran akan datang musim penghujan jika pekerjaan proyek belum rampung tentu akan berdampak terhadap pelaksanaan dilapangan.
Dari hasil monitoring yang dilakukan kemarin terang Ketua TP4D Sumbawa Jaksa Putra Riza Akhsa Ginting SH didampingi Jaksa Purning Dahono Putro SH dalam keterangan Persnya kepada Gaung NTB kemarin, mengungkapkan untuk proyek pembangunan jembatan Sekayu Berora progress fisiknya telah mencapai sekitar 53% dengan deviasi sekitar 25%, sedangkan untuk jembatan Sebeok Orong Telu progress fisiknya baru mencapai 45% dengan deviasi sekitar 37%, diakibatkan ada sejumlah pekerjaan yang belum dapat dituntaskan sesuai dengan schedule pekerjaan yang telah ditetapkan sebelumnya.
“Karena itu kami TP4D telah mengingatkan dan meminta kepada rekanan kontraktor pelaksana proyek pembangunan jembatan tersebut untuk segera menggenjot pekerjaannya, jika perlu menambah jumlah tenaga kerja, waktu kerja dan sejumlah material yang dibutuhkan dalam keadaan ready dilokasi, sehingga keterlambatan pekerjaan (Deviasi) tersebut dapat terkejar dan dapat dituntaskan dengan baik sebelum masa kontrak berakhir, dan bahkan pekan depan TP4D akan mengadaka rapat koordinasi sekaligus mengundang sejumlah pihak terkait guna membahas soal proyek pembangunan jembatan dimaksud, mengingat waktu pelaksanaan praktis tingga satu bulan lagi harus sudah bisa dituntaskan,” pungkas Jaksa Putra.