Wisatawan Covid Positif, Karantina Bayar Sendiri

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOKERTO – Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dan jajaran instansi terkait akan sangat tegas menindak pemudik. Kapolres Banyumas yang juga anggota Satgas Kabupaten Banyumas, Kombes Firman Lukmanul Hakim mengatakan, pemerintah kabupaten akan secara tegas melakukan pemeriksaan uji Covid 19 bagi pemudik yang lolos ke kawasan Banyumas.

” Mereka akan diawasi oleh pemerintah desa. Kalau ada pemudik yang masuk dan tidak bisa menunjukkan sertifikat bebas Covid-19 akan dilakukan uji antigen, ” jelasnya, Jumat (23/4).

Padahal, kata dia, jika hasilnya positif, pemerintah kabupaten tak segan-segan melakukan prosedur karantina. ” Jika hasilnya positif dan bebas gejala atau hanya gejala ringan, maka harus dilakukan karantina. Tapi ingat, untuk kebutuhan karantina seperti makan dan untuk pemeriksaan dokter harus bayar sendiri, ” ucapnya.

Ia mengatakan, pemerintah kabupaten hanya akan menyediakan tempat bagi pemudik yang sedang menjalani karantina. Namun mengenai kebutuhan makanan dan pemeriksaan dokter, menjadi tanggung jawab yang bersangkutan.

‚ÄúPemerintah kabupaten tidak bertanggung jawab memberikan bantuan, karena sejak awal sudah diingatkan untuk tidak pulang. Karena nekad pulang, jadi beresiko karantina dengan resiko ditanggung sendiri, ” ujarnya.

Namun, jika para perantau mudik mendapat hasil negatif, para pemudik dipersilakan menginap di lokasi mudiknya. Namun, mereka tetap diminta menerapkan protokol kesehatan selama di Banyumas.

Menurut dia, ketentuan pemeriksaan antigen bagi pemudik tidak hanya diperuntukkan bagi pemudik yang sudah lolos dan sampai di tempat mudik. Namun juga bagi pemudik yang terjebak dalam isolasi petugas gabungan.

“ Para pemudik yang hendak masuk diharuskan menunjukkan hasil tes antigen yang negatif. Jika Anda tidak memilikinya, tes antigen akan dilakukan dengan biaya Anda sendiri. Kalau hasilnya positif silakan dikembalikan atau masuk karantina dengan biaya sendiri, ” ujarnya.


Source