Zidane Nilai Atletico Pantas Jadi Juara La Liga

    Perebutan gelar La Liga musim ini harus ditentukan hingga pekan terakhir kompetisi.

    REPUBLIKA.CO.ID, MADRID – Kiprah Real Madrid di ajang kompetisi La Liga Spanyol 2020/2021 tak berakhir manis. Namun, semangat juang Los Merengues sangat dipuji oleh para suporter.

    Ini menjadi musim yang sangat melelahkan mengingat penentuan gelar La Liga Spanyol harus diputuskan di penghujung jornada ke-38. Dua tim dari ibu kota Spanyol, Real Madrid, dan Atletico Madrid, saling sikut untuk keluar sebagai juara di kampanye ini.

    “Kami harus mengucapkan selamat kepada Atletico Madrid, yang pantas menjadi juara karena siapa pun yang berada di puncak kompetisi pantas mendapatkannya,” kata pelatih Zinedine Zidane kepada wartawan. Marca diluncurkan Olahraga Keeda, Senin (24/5).

    Setidaknya sampai jornada Tiga besar tiga tim teratas saat itu sama-sama memiliki peluang besar untuk keluar sebagai juara. Sayangnya, bagi Barcelona, ​​tim asuhan Ronald Koeman harus mengibarkan bendera putih karena dalam dua partai terakhir mereka bermain imbang dan kalah satu kali.

    Alhasil, laga hanya tersisa dua tim, yakni Madrid dan Atletico. Memasuki dua partai krusial dalam sepekan terakhir keduanya sama-sama menang. Di pekan terakhir Atletico menang 2-1 atas Real Valladolid, sedangkan Madrid mampu mengatasi Villarreal.

    Posisi teratas ditempati oleh Atletico dengan 86 poin, unggul dua poin dari Madrid di kursi kedua. Ini praktis menandai musim kelam bagi Los Blancos, Madrid. Karena untuk pertama kalinya mereka menyelesaikan kampanye tanpa memenangkan satupun kompetisi.

    Namun, sisi positif rapor merah Madrid adalah etos kerja dan semangat juang para pemain senior seperti Luka Modric, Benzema, Sergio Ramos, Marcelo dan Toni Kroos, yang harus diserap pemain muda El Real.

    Di sisi lain, hal ini juga menjadi pertanda bagi para petinggi Madrid jika tak berinvestasi terlalu banyak pada aktivitas bursa transfer musim panas lalu.

    “Tapi yang terpenting adalah apa yang diberikan para pemain (Madrid). Saya pikir semua orang bisa bangga dengan para pemain, karena mereka telah memberikan segalanya hingga akhir kompetisi,” sambung Zidane.

    Terlepas dari keterbatasan skuad, faktor lain hasil antiklimaks Madrid di musim ini adalah banyaknya pilar utama mereka yang mengalami cedera.




    Source