Zona Merah, MUI Depok Arahkan Sholat Jum’at Diganti Dengan Zuhur

IHRAM.CO.ID, DEPOK–Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pusat secara resmi mengumumkan Kota Depok resmi menjadi zona merah Covid-19 pada Selasa (29/6). Status zona merah Covid-19 melalui 14 indikator. Skor Kota Depok dalam penilaian zonasi juga turun dari 1,93 menjadi 1,8.

Berdasarkan kondisi tersebut, Gugus Tugas Covid 19 Kota Depok telah menerapkan kebijakan pengetatan penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sebagaimana tertuang dalam Keputusan Walikota Depok Nomor 443/263/Kpts/Dinkes/Huk/2021, yang berlaku sampai dengan 5 Juli 2021.

“Adapun keputusan PPKM salah satunya menghentikan sementara kegiatan yang mengumpulkan massa dan aktivitas massa,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana dalam siaran pers yang diterima Republika, Rabu (30/6). )

Dadang melanjutkan, sesuai arahan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok, agar umat Islam yang berada di Zona Merah Covid-19 bisa mengganti shalat Jumat dengan shalat Dzuhur di rumah.

“Kami menghimbau kepada umat Islam untuk dapat mengikuti arahan atau Fatwa MUI. Begitu juga bagi umat beragama lainnya, kita disarankan untuk menghindari pelaksanaan ibadah yang dilakukan secara berjamaah,” ujarnya.

Ditambahkannya, selain itu juga dilarang menyebarkan hoax dan informasi provokatif yang mengatasnamakan agama, budaya dan lain-lain.

“Bagi warga yang membutuhkan pelayanan pengaduan, saat ini selain pelayanan pengaduan di masing-masing Puskesmas, sudah ditetapkan contact person di masing-masing kecamatan dan unsur Tim Pengawas Covid-19 kecamatan. Untuk pelayanan ambulans, selain 119 dan Di Puskesmas, warga bisa menghubungi ambulans Dinas Pemadam Kebakaran dan Ambulans PMI Kota Depok,” jelas Dadang.



https://www.ihram.co.id/berita/qvhx50385/zona-merah-mui-depok-arahkan-sholat-jumat-diganti-dzuhur